November 4, 2026
Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan sosial kepada warga Kabupaten Probolinggo

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan sosial di Kabupaten Probolinggo, Selasa (3/11/2026). (Foto: Sundari/TIMES Indonesia)

Gubernur Khofifah menyalurkan bantuan Rp19,6 miliar lewat Sapa Bansos dan Bakti Sosial di Kabupaten Probolinggo, mulai dari Rutilahu, zakat produktif, beasiswa, paket gizi stunting, hingga jalan kabupaten.

PROBOLINGGO — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial dan dukungan pembangunan senilai Rp19.631.296.500 atau sekitar Rp19,6 miliar untuk masyarakat Kabupaten Probolinggo, Selasa (3/11/2026). Bantuan diserahkan melalui program Sapa Bansos dan Bakti Sosial Jawa Timur bersama Bupati Probolinggo Mohammad Haris.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, untuk menghadirkan bantuan dan pelayanan lebih dekat dengan masyarakat di daerah. “Bantuannya mencakup perumahan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur,” kata Khofifah.

Rincian Bantuan

  • Perumahan: perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jawa Timur, agar rumah warga lebih layak dan sehat.
  • Ekonomi: zakat produktif, bantuan bagi fakir miskin, dan sarana usaha berupa rombong dari Baznas Jawa Timur.
  • Pendidikan: beasiswa, santunan anak yatim, dan perlengkapan sekolah.
  • Kesehatan: paket gizi untuk pencegahan stunting, khitanan massal beserta kebutuhan dasar dan alat tulis bagi pesertanya, serta bantuan psikososial bagi anak.
  • Infrastruktur: pembangunan dan pengerasan jalan kabupaten untuk memperlancar akses dan mobilitas warga.

Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengapresiasi dukungan Pemprov Jatim. “Kami berterima kasih atas perhatian Pemprov Jatim. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ujarnya. Ia berharap sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi terus diperkuat agar program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan menjangkau lebih banyak warga.

Disarikan dari RRI Malang dan TIMES Indonesia.

Tinggalkan Balasan