November 5, 2026
Kantor Pemerintah Kabupaten Ponorogo, realisasi pendapatan APBD 2026

Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Sugiarto

Pendapatan daerah Ponorogo mencapai Rp1,67 triliun atau 79,26 persen dari target Rp2,1 triliun per akhir September 2026, naik dari 65 persen tahun lalu, dengan belanja 65 persen.

Ponorogo, desabersuara.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencatatkan tren percepatan kinerja keuangan daerah yang signifikan pada kuartal ketiga tahun anggaran 2026. Hingga akhir September 2026, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Ponorogo dilaporkan telah menembus angka Rp1,67 triliun, atau setara dengan 79,26 persen dari total target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang ditetapkan sebesar Rp2,1 triliun.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiarto, menjelaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan lonjakan performa fiskal daerah dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Dari sisi pendapatan, dari total target Rp2,1 triliun, terealisasi Rp1,67 triliun atau sebesar 79,26 persen. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 65 persen, sehingga ada percepatan sekitar 14 persen,” ujar Agus Sugiarto saat memberikan keterangan pada Senin (2/11/2026).

Penyerapan Belanja Daerah Naik Menjadi 65 Persen

Tidak hanya di sektor penerimaan, tren positif juga terlihat pada penyerapan belanja daerah Pemkab Ponorogo. Hingga akhir September 2026, realisasi belanja telah menyentuh 65 persen. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 5 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang mencatatkan realisasi belanja sebesar 60 persen.

Kendati demikian, Sekda Ponorogo tidak menampik bahwa masih terdapat beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tingkat penyerapan anggarannya berada di bawah rata-rata kabupaten. Untuk itu, Pemkab terus melakukan pengawasan dan mendorong OPD terkait agar mengejar keterlambatan pelaksanaan program kerja.

“Secara umum naik. Tentunya yang masih di bawah rata-rata 65 persen, kita dorong agar akhir tahun nanti bisa mencapai di atas 95 persen,” tegas Agus.

Optimistis Target Akhir Tahun Capai 99 Persen

Berbekal progres yang ada saat ini, Pemkab Ponorogo optimistis mampu mengunci realisasi belanja daerah hingga mendekati angka 99 persen pada penutupan buku anggaran 2026 mendatang. Keyakinan tersebut didasari oleh rekam jejak realisasi anggaran Ponorogo pada tahun sebelumnya yang berhasil menyerap anggaran hingga 98 persen.

Agus menambahkan bahwa target belanja daerah secara ideal memang tidak dirancang untuk menyentuh angka 100 persen secara mutlak. Hal ini dipengaruhi oleh adanya sisa efisiensi anggaran dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Mudah-mudahan ini bisa di 99 persen. Kalau 100 persen itu tidak mungkin karena ada proses lelang. Ketika anggarannya sekian, pasti dilelangnya di bawah pagu, sehingga ada efisiensi dalam proses pengadaan itu,” pungkas Agus.

Pemerintah Kabupaten Ponorogo berkomitmen untuk terus mengawal percepatan serapan anggaran di seluruh instansi agar sisa dana APBD dapat dimanfaatkan secara optimal guna mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kualitas Pelayanan Publik di wilayah tersebut.

Catatan Redaksi: Berita ini disadur dari Bacasaja.id, Antara News Jawa Timur, dan Sinergia Mediatama.

Tinggalkan Balasan