November 3, 2026
Screenshot 2026-11-02 at 13.44.42

Ilustrasi Kapal Nelayan

Karawang, desabersuara.id – Kawasan pesisir utara Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini tengah bersiap menyambut wajah baru yang lebih modern dan terintegrasi. Tiga desa di kawasan tersebut telah resmi ditetapkan untuk disulap menjadi “Kampung Nelayan Merah Putih”. Program ini merupakan inisiatif strategis nasional dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dirancang untuk mengoptimalkan potensi perikanan daerah sekaligus mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap serta Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Karawang, Melie Rahmawati, mengungkapkan bahwa ketiga desa yang terpilih dalam proyek ini adalah Desa Ciparagejaya di Kecamatan Tempuran, Desa Sukakerta di Kecamatan Cilamaya Wetan, dan Desa Sungaibuntu di Kecamatan Pedes.

Penetapan ketiga desa ini tidak dilakukan sembarangan. Menurut Melie, Kabupaten Karawang memiliki potensi maritim yang sangat besar dengan bentangan garis pantai mencapai 65 kilometer. Kawasan pesisir ini menjadi rumah bagi ribuan nelayan kecil yang aktivitas ekonominya sangat bergantung pada hasil laut. Oleh karena itu, ketiga desa tersebut dinilai memiliki urgensi dan potensi tangkapan perikanan yang tinggi sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai.

Konsep pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini dititikberatkan pada penyediaan infrastruktur dan sarana perikanan yang terintegrasi secara penuh dalam satu kawasan. Berbagai fasilitas pendukung vital akan dibangun di wilayah ini, mulai dari dermaga sandar, tempat pendaratan ikan yang layak, pabrik es, hingga fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) untuk menjaga kualitas tangkapan nelayan. Selain itu, pemerintah juga akan mendirikan bengkel khusus kapal nelayan serta sentra pengolahan hasil laut agar komoditas yang dihasilkan memiliki nilai tambah.

Melie memastikan bahwa proses pembangunan fasilitas-fasilitas terpadu di ketiga desa tersebut saat ini sudah mulai berjalan. Pemerintah daerah menargetkan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih ini sudah rampung dan dapat beroperasi penuh pada tahun depan. Diharapkan, dengan adanya modernisasi infrastruktur ini, nelayan kecil tidak lagi kesulitan menyimpan hasil tangkapan maupun mendapatkan kebutuhan melaut, sehingga taraf hidup dan kesejahteraan mereka dapat meningkat secara signifikan.

Catatan Redaksi: Berita ini disadur dari Antara News dan Republika.co.id.

Tinggalkan Balasan