November 8, 2026
Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Bernhard E. Rondonuwu bersama Kadis PMD Sulawesi Utara dan Hukum Tua berpakaian adat meninjau ruang pelayanan Kantor Desa Kayuuwi Satu

Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Bernhard E. Rondonuwu (tengah) bersama Kepala Dinas PMD Sulawesi Utara Novita Lumintang (kiri) meninjau ruang pelayanan Kantor Desa Kayuuwi Satu, Kecamatan Kawangkoan Barat, Minahasa, dalam Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional. (Foto: Istimewa)

Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Bernhard E. Rondonuwu dan Tim Penilai Regional 3 menilai langsung Desa Kayuuwi Satu, Minahasa, wakil Sulawesi Utara di Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional 2026.

KAYUUWI SATU, KAWANGKOAN BARAT — Desa Kayuuwi Satu, Kecamatan Kawangkoan Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, menjadi pusat perhatian nasional selama dua hari, Rabu–Kamis (4–5/11/2026).

Desa ini menerima kunjungan langsung Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Bina Pemdes Kemendagri), Dr. Bernhard E. Rondonuwu, S.Sos., M.Si., bersama Tim Penilai Regional 3, dalam rangka Penilaian Desa Regional 3 Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) Tingkat Nasional.

Turut hadir mendampingi penilaian tersebut Kepala Dinas PMD Provinsi Sulawesi Utara Novita Lumintang, S.STP., M.Si., Kepala Dinas PMD Kabupaten Minahasa Alexander Mamesah, S.STP., Camat Kawangkoan Barat Heppie Lumintang, S.H., serta seluruh perangkat desa, BPD, TP-PKK, tokoh masyarakat, dan warga Kayuuwi Satu.

Kehadiran lengkap jajaran pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten ini menjadi bukti keseriusan dalam menilai Desa Kayuuwi Satu, yang telah meraih Juara 1 Lomba Desa Kabupaten Minahasa 2026 dan Juara 1 Lomba Desa Provinsi Sulawesi Utara, dan kini diutus mewakili Sulawesi Utara di tingkat nasional.

Lomba Desa dan Kelurahan yang diselenggarakan Kemendagri merupakan ajang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan secara berjenjang, untuk mengapresiasi tata kelola pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan yang berprestasi.

Selama dua hari, Tim Penilai melakukan verifikasi lapangan secara menyeluruh, mulai dari tata kelola pemerintahan desa, administrasi, inovasi, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian budaya dan lingkungan. Tim juga meninjau langsung ruang pelayanan kantor desa.

Hukum Tua: Ini Kerja Semua Warga

Hukum Tua Desa Kayuuwi Satu, Vanly Rorimpandey, mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami sangat bersyukur dan bangga Desa Kayuuwi Satu bisa sampai di tahap ini. Ini bukan kerja saya sendiri, ini kerja semua masyarakat Kayuuwi Satu. Dari awal kami kompak, kami gotong royong, kami benahi administrasi, kami bangun desa bersama,” ujarnya.

“Kehadiran Bapak Dirjen Bina Pemdes Kemendagri, Dr. Bernhard E. Rondonuwu, selama dua hari ini adalah kehormatan besar bagi kami. Beliau melihat langsung bagaimana warga kami bekerja, bagaimana kami melayani, dan bagaimana kami membangun desa,” lanjutnya.

“Harapan kami, Kayuuwi Satu bisa menjadi Juara 1 Nasional. Bukan hanya untuk piala, tapi untuk membuktikan bahwa desa kecil di Minahasa, di Sulawesi Utara, mampu menjadi yang terbaik di Indonesia. Kalau Tuhan berkenan, kami siap mengharumkan nama Minahasa dan Sulawesi Utara di tingkat nasional,” tutur Vanly.

Apresiasi APDESI Sulawesi Utara

Apresiasi juga datang dari Ketua DPD APDESI Sulawesi Utara, Luki Kasenda, S.E., M.Si., SCL. “Saya sebagai Ketua DPD APDESI Sulawesi Utara menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Desa Kayuuwi Satu dan Hukum Tua Vanly Rorimpandey. Kayuuwi Satu ini luar biasa,” katanya.

“Dari sekian banyak desa di Sulawesi Utara, Kayuuwi Satu yang berhasil tembus sampai ke tingkat nasional. Ini bukan kebetulan. Ini karena kerja keras, kekompakan, dan tata kelola pemerintahan desa yang sangat baik,” imbuhnya.

“APDESI Sulawesi Utara bangga. Kayuuwi Satu telah menjadi contoh dan inspirasi bagi seluruh kepala desa di Sulawesi Utara. Kami doakan Kayuuwi Satu menjadi Juara 1 Nasional. Kalau Kayuuwi Satu juara, yang bangga bukan hanya Minahasa, tapi seluruh kepala desa se-Sulawesi Utara,” tegas Luki.

Camat: Desa Percontohan

Sementara itu, Camat Kawangkoan Barat Heppie Lumintang menegaskan optimisme yang sama. “Kayuuwi Satu adalah desa percontohan. Dari kabupaten juara 1, provinsi juara 1, sekarang kami optimis bisa juara 1 nasional. Kekompakan warganya luar biasa,” ujarnya.

Dengan dukungan penuh dari Kemendagri, Dinas PMD Provinsi dan Kabupaten, APDESI, serta masyarakat, Desa Kayuuwi Satu kini berpeluang besar meraih Juara 1 Lomba Desa Tingkat Nasional dan menjadi kebanggaan baru bagi Kabupaten Minahasa dan Provinsi Sulawesi Utara.

Tinggalkan Balasan