Kondisi Atap Bangunan KDMP yang ambruk di Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur
Situbondo, desabersuara.id – Insiden mengejutkan terjadi di Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Atap kanopi bagian depan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang baru saja rampung dibangun dilaporkan tiba-tiba ambruk hingga rata dengan tanah pada Jumat (30/10/2026) lalu. Padahal, proyek infrastruktur penunjang ekonomi warga ini diketahui baru saja selesai proses pembangunannya pada Juni 2026.
Kondisi bangunan yang rusak parah tersebut memunculkan tanda tanya besar mengenai kualitas konstruksi, mengingat tidak ada faktor cuaca ekstrem yang mendahului kejadian tersebut. Ketua Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Situbondo, H. Samsuri, menegaskan hal tersebut saat dihubungi oleh jurnalis. Secara tegas, H. Samsuri mengonfirmasi bahwa runtuhnya kanopi bangunan KDMP Desa Demung tersebut sama sekali tidak terkait dengan bencana alam seperti gempa bumi, melainkan ambruk secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas.
Terkait insiden ini, Kepala Desa Demung, Aguk, belum memberikan pernyataan resmi karena belum berhasil dikonfirmasi oleh awak media.
Di sisi lain, Camat Besuki, Yakup Alek Susanto, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut saat dikonfirmasi pada Senin (2/11/2026). Menurut pantauan di lokasi, ambruknya atap bagian depan ini diduga kuat akibat terlepasnya besi penyangga dari bagian konstruksi atap. “Kalau dilihat, besi penyangga yang lepas,” jelas Yakup.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian nahas ini. Hal ini dikarenakan proses pembangunan gedung telah berstatus selesai, sehingga tidak ada lagi aktivitas pekerja proyek maupun warga di bawah struktur tersebut saat atap mendadak runtuh. Lebih lanjut, Yakup menambahkan bahwa dirinya belum mengetahui pasti apakah status bangunan tersebut sudah diserahterimakan kepada pihak penanggung jawab KDMP di tingkat kabupaten atau belum. Pihak rekanan (kontraktor) yang mengerjakan proyek KDMP itu dilaporkan telah mulai melakukan perbaikan terhadap bagian atap yang ambruk.
Peristiwa ini diharapkan menjadi catatan evaluasi yang ketat bagi pihak berwenang agar memperketat pengawasan spesifikasi teknis dan kualitas material pada proyek-proyek fasilitas umum, demi memastikan keselamatan warga pengguna fasilitas di masa mendatang.
