Oktober 30, 2026
Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta di Kompleks Pemkab Bantul

Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta di Kompleks Pemkab Bantul, Senin (26/10/2026). (Foto: ANTARA/Agung Dwi Prakoso)

Akhir September lalu, tim Pemkab Bantul masih memverifikasi gedung-gedung Koperasi Desa Merah Putih. Sebulan kemudian, 12 KDMP sudah siap beroperasi per 1 November 2026, dan 30 gedung lainnya rata-rata telah melampaui 90 persen.

BANTUL — Perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melaju cepat. Sebulan lalu, tim pemerintah kabupaten masih turun ke lapangan memverifikasi bangunan-bangunannya. Kini, sebanyak 12 KDMP ditargetkan siap beroperasi mulai 1 November 2026.

Akhir September: Cek Gedung dan Kelengkapan

Pada Selasa (29/9/2026), Tim Verifikasi dan Validasi Kabupaten Bantul bersama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP), PT Agrinas Pangan Nusantara, dan Kodim 0729/Bantul meninjau KDMP di Kalurahan Girirejo, Kapanewon Imogiri. Tim memeriksa gerai, gudang, kondisi bangunan, peralatan, fungsi fasilitas, hingga aspek keamanan.

Tim verifikasi dan validasi memeriksa gedung KDMP di Kalurahan Girirejo, Imogiri, Bantul
Tim verifikasi dan validasi Kabupaten Bantul memeriksa gerai dan gudang KDMP di Kalurahan Girirejo, Kapanewon Imogiri, Selasa (29/9/2026). (Foto: Pemkab Bantul)

Saat itu, dari sekitar 75 KDMP di Bantul, sekitar 30 sedang dalam tahap pembangunan fisik. Kepala DKUKMPP Bantul Praptanugraha menjelaskan, setelah verifikasi masih ada audit BPKP sebelum serah terima kepada Menteri Koperasi.

“Setelah verifikasi ini nanti ada audit BPKP. Setelah itu baru tentunya dilakukan serah terima ke Menteri Koperasi,” ujar Praptanugraha.

Akhir Oktober: 12 Gerai Siap Melayani Warga

Hanya dalam hitungan minggu, progresnya melonjak. Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta mengatakan, beberapa minggu lalu baru ada 11 KDMP yang siap. Kini jumlahnya bertambah menjadi 12, di antaranya di Kalurahan Imogiri, Patalan, Bangunharjo, dan Srimulyo.

“Jadi ini kita percepat. Nanti per 1 November kita targetkan semuanya sudah siap bisa beroperasi.”

Aris Suharyanta, Wakil Bupati Bantul

Pembangunan 30 gedung KDMP lainnya pun nyaris rampung. Rata-rata progres fisiknya sudah di atas 90 persen, bahkan beberapa sudah mencapai 95 hingga 98 persen. Salah satu yang masih mengejar, di Kalurahan Tamantirto, berada di kisaran 70 persen, tetapi ditargetkan selesai dalam sepekan.

  • 29 September 2026: verifikasi dan validasi fisik gedung KDMP di lapangan.
  • Beberapa pekan kemudian: 11 KDMP dinyatakan siap.
  • Akhir Oktober 2026: 12 KDMP siap, 30 gedung lain rata-rata di atas 90 persen.
  • 1 November 2026: target 12 KDMP siap beroperasi, sambil menunggu arahan resmi pemerintah pusat.

Jual Kebutuhan Warga dan Produk UMKM Lokal

Meski dikebut, Aris menegaskan KDMP harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Gerai diminta menyediakan barang yang memang dibutuhkan warga di masing-masing kalurahan, sekaligus menjadi tempat menitipkan dan memasarkan produk UMKM setempat.

“Dengan diversifikasi produk, KDMP tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja, tetapi juga membantu memperluas pemasaran produk lokal dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di tingkat kalurahan,” ujarnya.

Ketua Tim Verifikasi dan Validasi KDMP Bantul Agus Budi Raharja menambahkan, pemantauan akan terus dilakukan secara bertahap agar kondisi bangunan di lapangan sesuai acuan dan standar yang ditetapkan. Pemkab Bantul kini tinggal menunggu arahan teknis dari pusat agar operasional setiap KDMP berjalan lancar.

Disarikan dari ANTARA Yogyakarta, RRI Yogyakarta, Harian Jogja, dan Pemkab Bantul.

Tinggalkan Balasan